Selasa, 03 Januari 2012

kamus kimia mau???
download disini klik yah,,,,hahaha

Ubuntu 11.10 Review - Linux Distro Reviews

linux

Subhanallah (سبحان لله), Keagungan Allah dengan segala ciptaa-Nya, Sadar atau tidak Keagungan Allah selaman ini berada disekiling kita, contohnya garam dapur (NaCl) senyawa yang terdiri dari unsur-unsur yang berbahaya tetapi saat berikatan menjadi senyawa menjadi hal yang dibutuhkan bagi manusia, contoh lainnya air,
Tidak ada yang Allah ciptakan sia-sia,,,,,,,,,,,,(to be continue,,)

sintesis obat





kimia komputasi sangat menunjang dan mendukung dalam hal sintesis suatu senyawa, diantaranya sintesis obat..
sintesis obat yang menyenangkan bukan,,,hehehehee ;-)


KIMIA KOMPUTASI
  
Pengertian Kimia Komputasi

Kimia komputasi adalah salah satu cabang dari suatu disiplin ilmu kimia yang menggunakan teori dan praktek yang kemudian diterjemahkan kedalam sebuah program komputer untuk mempermudah dan membvantu dalam hal simulasi dan pembuktian ataupun penemuan suatu teori bahkan sintesis suatu senyawa dengan perhitungan yang lebih akurat dan tepat.

Kimia komputasi adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. Contoh sifat-sifat molekul yang dihitung antara lain struktur (yaitu letak atom-atom penyusunnya), energi dan selisih energi, muatan, momen dipol, kereaktifan, frekuensi getaran dan besaran spektroskopi lainnya. Simulasi terhadap makromolekul (seperti protein dan asam nukleat) dan sistem besar bisa mencakup kajian konformasi molekul dan perubahannya (mis. proses denaturasi protein), perubahan fasa, serta peramalan sifat-sifat makroskopik (seperti kalor jenis) berdasarkan perilaku di tingkat atom dan molekul. Istilah kimia komputasi kadang-kadang digunakan juga untuk bidang-bidang tumpang-tindah antara ilmu komputer dan kimia.(http://id.wikipedia.org/wiki/Kimia_komputasi)

Terdapat beberapa pendekatan yang dapat dilakukan:
  1. Kajian komputasi dapat dilakukan untuk menemukan titik awal untuk sintesis dalam laboratorium.
  2. Kajian komputasi dapat digunakan untuk menjelajahi mekanisme reaksi dan menjelaskan pengamatan pada reaksi di laboratorium.
  3. Kajian komputasi dapat digunakan untuk memahami sifat dan perubahan pada sistem makroskopis melalui simulasi yang berlandaskan hukum-hukum interaksi yang ada dalam sistem.
dengan berkembangnya kimia komputasi mempermudah para ilmuwan dan analis kimia dalam penelitian mereka



Link yang berkaitan dengan materi Computational Chemistry (Kimia Komputasi)



gambar

01. Wikipedia02. Virtual Comput. Chemistry
03. Computational Chemistry List04. SPU
05. Periodic Table of Element06. ChemiCool (SPU)
07. Online Chemistry Calculator08. Creative Chemistry Calculator
09. www.chemie.fu-berlin.de10. Konstanta Fisik
11. www.physlink.com12. Newton.ex.ac.uk
13. www.educypedia.be14. britneyspears.ac/physics
15. Convert Molecular Format16. Chemical Tools
17. Basis Set Form18. RPM Source
19. Download Kimia20. Software Kimia
21. Software Kimia22. Powerpoint Chemistry
23. Software Modelling24. Download Avogadro
25. Download Arguslab26. Download ChemAxon
27. Download ChemSketch28. Download Software
29. Search Structure30. Download Software
31. Chemistry Resources32. Middle School Science
33. Aplikasi Chemistry for linux
35. Freewar e Chemistry 
37. Sofware Quantum Mechanics
39. Youtube Komputasi

41. IUPAC Transactions
43. Teori Orbital Molekul
45. Internet Chemistry
47. Comchem for Educator
49. Commercial Software
51. Editor Molekul
53. VSEPR
55. MM with HyperChem
57. ACS Publication
59. MM with Gaussian
61. Instruksi GaussView
63. Molecular Model for Organic
65. Konversi Z-Matrik to Cartesian
67. Energy Units Converter
69. Draw and Search
71. Software Kristalografi
73. MathMol Home Page
75. MM Software
77. Molecular Docking
79. Facio

Sumber : 
http://kasmui.blog.com/komputasi/
34. Chemmaster Blog
36. Gaussian + GaussView
38. Dalton Transactions
40. Science Direct

42. Springerlink
44. Computational Science
46. Overview Comput Chemistry
48. Molecule Index
50. Free Software
52. Animasi Molecular Mechanics
54. Persamaan Schrodinger
56. J. of Inorganic Chemistry
58. J. Chem Theory and Computation
60. Instruksi Chem3D
62. Mol. Modelling for Organic
64. Teknik Modelling MM
66. Konversi Z Matrik ke Cartesian
68. Multiple Linier Regression
70. Crystal Software
72. Open Directory
74. Modelling MathMol
76. 3D JMol
78. Nanotech JMol
80. Computational Chemistry Laboratory


Istilah-istilah pada kimia komputasi 1

Istilah-istilah pada kimia komputasi 1


  • Molecular modeling merupakan suatu metode untuk merancang dan menganalisis struktur dan sifat-sifat molekul tertentu dengan mengunakan teknik kimia komputasional dan teknik visualisasi grafis yang bertujuan untuk menyediakan struktur geometri tiga dimensi yang sesuai dengan parameter kondisi yang telah ditentukan. (Leach, 2001).
  • Molecular docking merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mempelajari interaksi yang terjadi dari suatu kompleks molekul. Molecular docking dapat memprediksikan orientasi dari suatu molekul ke molekul yang lain ketika berikatan membentuk kompleks yang stabil. (Funkhouser, 2007).
  • Molecular Operating Environment (MOE) dikembangkan Chemical Computing Group (www.chemcomp.com). MOE selain menawarkan fasilitas yang cukup lengkap juga user-friendly sehingga cocok digunakan dalam pembelajaran. Hanya saja aplikasi kimia komputasi yang user-friendly biasanya mahal sehingga alasan efisiensi biaya tidak lagi relevan.
  • OV (Orbital Viewer) adalah perangkat lunak gratis untuk menggambarkan orbital atom dan molekul, membuat animasi maupun untuk melihat penampang lintang (struktur dalam) orbital. Dapat pula dibuat gambar 3D (yang dapat dilihat dengan kacamata 3D sperti yang digunakan untuk melihat sinetron 3D). (Modul Struktur dan Kereaktifan Kimia Anorganik, Dr. Ismunandar)
  • ab initio berasal dari bahasa latin yang diberikan untuk menandai perhitungan yang diturunkan secara langsung dari prinsip-prinsip teoritis, tanpa memasukkan data eksperimen. Ab initio mengacu pada perhitungan mekanika kuantum melalui beberapa pendekatan matematis, seperti penggunaan persamaan yang disederhanakan (Born Oppenheimer approximation) atau pendekatan untuk penyelesaian persamaan differensial. (PENGANTAR KIMIA KOMPUTASI, Dr. Harno Dwi Pranowo, M.Si)
  • Kimia kuantum adalah sebuah aplikasi mekanika kuantum pada kimia. Kimia kuantum memungkinkan kita untuk memahami dan memprediksi struktur, sifat dan mekanisme reaksi dari berbagai bahan.
  • BS (Balls & Sticks) adalah perangkat lunak gratis untuk menggambarkan struktur kimia, terutama kristal, dalam 3D dan dapat menghasilkan gambar bitmap yang dapat disalin ke clipboard dan ditempelkan (paste) di dokumen pengolah kata (Word misalnya).
Sumber : http://chittaputri.blogspot.com/2011/12/istilah-dalam-kimia-komputasi.html


Analisa dengan Hyperchem (Pemodelan Molekul Organik)




Dr. Harno Dwi Prnowo, M.Si.
Pusat Kimia Komputasi Indonesia Austria, FMIPA UGM Yogyakarta



Pemodelan molekul etana/butana dan konformasinya.
1.         Masuk ke program Hyperchem.
2.         Menampilkan tabel periodik dari menu Build - Default Elemen.
3.         Menggambar molekul etana/butana, kemudian di-model build pada menu Build.
4.         Konformasi yang berbeda dari etana/butana diperoleh dengan memvariasi sudut torsi antara empat atom, dilakukan dengan men-set torsi empat atom yang sudah dipilih. Memasukkan sudut (1200) pada set torsion dalam menu ­Edit dan constrain torsion pada menu Build.
5.         Hasil variasi sudut torsi akan memberikan struktur dengan simetri yang berbeda. Untuk etana diperoleh dua struktur yaitu struktur stagger (bersilang) dan struktur eklips. Untuk butana diperoleh empat struktur yaitu struktur anti, struktur gauss, struktur eklips dan struktur metil eklips
1.         Masing-masing struktur disimpan sebagai file.hin sendiri, untuk dilakukan kalkulasi energi sistem.
2.         Kalkulasi dilakukan dengan metode ab initio, pilih pada menu Setup dengan basis set 6-31G*.
3.         Dihitung energinya dengan kalkulasi single point pada menu Compute, untuk optimasi geometri dikalkulasi dengan Geometry Optimization sampai diperoleh konvergensinya.
4.         Start log pada menu File dan disimpan sebagai file.log, kemudian dilakukan kalkulasi single point, setelah konvergensi diperoleh di-stop log.
5.         Membuka file.log untuk melihat energi hasil perhitungan dan dibandingkan untuk masing-masing struktur
Catatan : Pemodelan molekul dan konformasinya ini dapat diterapkan juga pada cis-trans sikloheksana dari konromasi kursi sampai konformasi perahu. 
Penentuan struktur ortho, meta atau para pada bensen tersubstitusi (Phenol)
1.         Masuk program Hyperchem.
2.       Lakukan substitusi elektrofilik (CH3+, NO2+, SO3H+) pada posisi ortho, meta dan para. Masing-masing struktur hasil substitusi disimpan sebagai file.hin tersendiri.
3.       Lakukan perhitungan menggunakan metode ab initio dengan basis set 6-31G**, baik menggunakan single point atau optimasi geometri.
              4.    Hasil perhitungan disimpan dalam file.log untuk mengetahui energi, transfer       muatan, dan muatan atom.

Analisa dengan Hyperchem (Stabilitas dan Struktur Karbokation Benzil dan Alil)



Tujuan
Menyelidiki stabilitas karbokation benzil dan alil menggunakan perhitungan semi empiris AM1.
Latar belakang
Karbokation alil dan benzil merupakan zat antara yang khusus karena mempunyai kestabilan yang sangat tinggi. Mereka sering kali dilihat sebagai thermodynamic sinks dalam kenampakan frakmentasi spectra massa. Karbokation ini dan turunan mereka telah dikarakterisasi secara luas dengan spektroskopi NMR dalam kondisi superasam. Stabilitas yang tinggi dari karbokation ini dicirikan pada pemberian elektron ke dalam orbital p kosong pada pusat karbokation yaitu melalui stabilitas resonansi. Hal ini memberikan akibat bahwa semua elektron (juga muatan positif) dari kation alil dan benzil terdelokal secara signifikan. Dalam rangka mendapatkan kondisi tersebut, kation harus berada pada geometri planar untuk dapat memungkinkan tumpang tindih orbital p kosong dengan sistem elektron terkonjugasi.
Dalam percobaan ini, perhitungan semi empiris AM1 digunakan untuk menguji geometri dan distribusi muatan dari karbokation. Setelah perhitungan panas pembentukan (ΔHf) untuk setiap kation, perbedaan bentuk planar dan bentuk saling tegak lurus akan ditentukan. Perbedaan pada harga ΔHf dapat digunakan untuk mengukur tambahan stabiltas yang disebabkan oleh delokalisasi electron.
 
Prosedur
            Langkah pertama adalah menggambarkan kation dalam bentuk planar dan saling tegak lurus dan menghitung panas pembentukannya. Setelah dilakukan minimisasi energy, akan sangat berguna untuk mengkaji muatan atom yang terdapat pada setiap atom C untuk menentukan ke mana muatan positif didistribusikan.
            Catatan: Anda memerlukan file Start dan Stop Log dan selanjutnya membuka file log dari percobaan ini. Jika Anda tidak yakin bagaimana melakukan hal ini, lihat pada pendahuluan.
1.      Klik pada Build dan yakinkan bahwa Explicit Hydrogen sedang aktif.
2.      Gunakan menu Draw dan gambarkan kation alil. Jangan mengaktifkan Add H & Model Build.
3.      Gunakan menu Draw untuk menambah atom hidrogen pada stuktur yang dibuat.
4.      Klik ganda pada kedua ikatan C-C sehingga akan muncul garis putus-putus yang menunjukan bahwa ikatan terkonjugasi.
5.      Klik pada Build dan selanjutnya Model Build. Anda harus mendapatkan struktur planar sempurna (Ingat, tidak ada hidrogen yang ditambahkan).
6.      Gunakan menu Select dan klik dan geser dari C1 ke satu atom H pada C3. Anda harus mempunyai 4 atom terpilih (warna hijau).
7.      Klik pada Build dan selanjutnya Constrain Bond Torsion. Pilih Other dan atur sudut pada 90o dan selanjutnya OK.
8.      Matikan fungsi pilihan untuk 4 atom dan klik pada Build dan selanjutnya Model Build. Struktur yang Anda peroleh adalah kation alil yang tegak lurus, yaitu CH2 terminal terpilin tegak lurus pada ikatan rangkap dua.
9.      Pilih Setup, AM1 dan selanjutnya Options.
10.  Pilih Total Charge dan Spin Multiplicity keduanya dengan angka 1. Pilih OK dan selanjutnya OK.
11.  Pilih Compute dan selanjutnya Geometry Optimization.
12.  Jika perhitungan telah selesai, catat panas pembentukan dan panjang ikatan dan muatan atom pada lembar laporan. Untuk muatan atom, aktifkan menu Display, Labels dan selanjutnya Charge. Cetak struktur dengan muatan dan lampirkan pada lembar laporan.
Prosedur umum di atas dapat digunakan untuk memodelkan karbokation benzil tegak lurus. Lakukan klik ganda pada cincin aromatis sehingga garis putus-putus akan muncul dalam cincin, menunjukan ikatan konjugasi dalam cincin. Untuk menggambarkan karbokatian alil dan benzil planar, Anda harus meniadakan langkah 6-8. Cetak setiap struktur dengan muatan dan lampirkan pada laporan.
v� � n t � ] P[ 'width:120.45pt;border-top:none;border-left: none;border-bottom:solid windowtext 1.0pt;border-right:solid windowtext 1.0pt; mso-border-top-alt:solid windowtext .5pt;mso-border-left-alt:solid windowtext .5pt; mso-border-alt:solid windowtext .5pt;padding:0in 5.4pt 0in 5.4pt'>
1,85 D
Jarak ikat O - H
0.958 Å
Jarak ikat N - H
1.0124 Å
Sudut ikat H-N-H
106.67o
Sudut ikat H-O-H
104.45o
Energi molekul
47992  kal/mol
III. Cara kerja
A.        Menghitung parameter molekul H2O
Untuk memperoleh parameter molekul air ikuti langkah-langkah berikut :
1.     Klik Build , Klik Default Elements, pilih atom O dan klik.
2.     Klik Build, Klik Add Hydrogen, Klik Model Build.
3.     Klik Setup, klik Semiempiris, Klik Metode : Extended Hückel, Klik Options, set Multiplicity = 1, Total Charge = 0.
4.     Klik File, Klik Start log, tulis nama file = air.log (masukkan ke direktori kerja anda).
5.     Klik Compute, Klik Geometry Optimization, set RMS : 0.0001 kcal/mol dan 5000 cycles. Klik Ok.
6.     Klik File, Klik Stop log.
7.     Buka Notepad dan Klik File, Klik Open dan buka file air.log.
8.     Catatlah energi molekul dan momen dipolnya.
9.     Kembali ke windows Hyperchem. Klik Select, Klik Atom. Klik        . Klik atom H kemudian O dan dicatat jarak ikatnya. Berikutnya Klik atom hidrogen satunya dan catat sudutnya.
10.   Langkah 3 - 9 diulangi untuk metode semiempiris yang lain.
B.        Menghitung parameter NH3
Langkah-langkah yang dilakukan sama dengan A, tetapi elemen dipilih untuk molekul NH3.
C. Menghitung jarak ikatan hidrogen antara NH3 dan H2O
Dari parameter yang diperoleh, dipilih metode yang menghasilkan jarak ikatan yang mendekati eksperimen. Kemudian anda mengulangi langkah A dan B dengan menggunakan metode semiempiris yang telah terpilih. Simpanlah masing-masing file dengan air1.hin dan amo1.hin. Kemudian anda sedang dalam keadaan membuka file amo1.hin. Klik Open, Klik Merge, Klik air1.hin. Klik Select, Klik Molecules, Klik     , Klik molekul air, jalan prosedur A(5). Klik kanan mouse pada molekul air. Jalankan prosedur A(5). Klik Display, Klik Recompute H bond. Seleksilah atom yang berikatan hidrogen. Catat jarak ikatannya.